Surah Al-'Alaq

    The Clot

    العلق
    Progress1 / 19
    1
    العلق
    ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ
    Click to flip

    You've completed Al-'Alaq!

    Swipe or use ← → keys to navigate, Space to flip

    About Surah Al-'Alaq

    Al-'Alaq, the Clot, contains the very first verses revealed to the Prophet (peace be upon him): Read, in the name of your Lord who created. It honors knowledge and the pen as gifts from Allah, then warns the human being against arrogance and transgression when he thinks himself self-sufficient.

    The first revelationRead and learnThe pen and knowledgeAgainst arrogance

    Arabic: Uthmani script (Hafs). Translation: Indonesian (Indonesia). Recitation: Mishary Rashid Alafasy. See Sources for full attribution.

    Surah Al-'Alaq (The Clot)

    Surah 96 of the Holy Quran · Meccan · 19 verses

    Also spelled: Al 'Alaq, Al'Alaq, Al-Alaq, Al Alaq, AlAlaq, 'Alaq, Alaq, The Clot

    Surah Al-'Alaq (The Clot) is the 96th chapter of the Holy Quran. It was revealed in Mecca and contains 19 verses (ayahs). Read it below with the Arabic text, transliteration, and Indonesian translation, or open it as interactive flashcards to memorize it verse by verse.

    Read the full surah as text
    1. 96:1

      ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ

      Iqra bismi rab bikal lazee khalaq

      Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

    2. 96:2

      خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ

      Khalaqal insaana min 'alaq

      Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

    3. 96:3

      ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ

      Iqra wa rab bukal akram

      Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

    4. 96:4

      ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ

      Al lazee 'allama bil qalam

      Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,

    5. 96:5

      عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

      'Al lamal insaana ma lam y'alam

      Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

    6. 96:6

      كَلَّآ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَيَطْغَىٰٓ

      Kallaa innal insaana layatghaa

      Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,

    7. 96:7

      أَن رَّءَاهُ ٱسْتَغْنَىٰٓ

      Ar-ra aahus taghnaa

      karena dia melihat dirinya serba cukup.

    8. 96:8

      إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجْعَىٰٓ

      Innna ilaa rabbikar ruj'aa

      Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).

    9. 96:9

      أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يَنْهَىٰ

      Ara-aital lazee yanhaa

      Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,

    10. 96:10

      عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰٓ

      'Abdan iza sallaa

      seorang hamba ketika mengerjakan shalat,

    11. 96:11

      أَرَءَيْتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلْهُدَىٰٓ

      Ara-aita in kana 'alal hudaa

      bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,

    12. 96:12

      أَوْ أَمَرَ بِٱلتَّقْوَىٰٓ

      Au amara bit taqwaa

      atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?

    13. 96:13

      أَرَءَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ

      Ara-aita in kaz zaba wa ta walla

      Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?

    14. 96:14

      أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ

      Alam y'alam bi-an nal lahaa yaraa

      Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?

    15. 96:15

      كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًۢا بِٱلنَّاصِيَةِ

      Kalla la illam yantahi la nasfa'am bin nasiyah

      Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,

    16. 96:16

      نَاصِيَةٍۢ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٍۢ

      Nasiyatin kazi batin khaatiyah

      (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.

    17. 96:17

      فَلْيَدْعُ نَادِيَهُۥ

      Fal yad'u naadiyah

      Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),

    18. 96:18

      سَنَدْعُ ٱلزَّبَانِيَةَ

      Sanad 'uz zabaaniyah

      kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,

    19. 96:19

      كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَٱسْجُدْ وَٱقْتَرِب ۩

      Kalla; la tuti'hu wasjud waqtarib

      sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).